Kamis, 22 Maret 2012

Perkembangan kota Yogyakarta


TEORI PERKEMBANGAN KOTA YOGYAKARTA

            Kota Yogyakarta merupakan kota yang memiliki perkembangan kota yang berlangsung dengan sangat cepat. Pembentukan kota yogyakarta dimulai dari adanya kraton sebagai pusat pemerintahan, pusat kebudayaan kota yogyakarta. Didalam perkembangannya kota yogyakarta lebih dikenal sebagai kota pelajar dikarenakan banyak bermunculannya penguruan-perguruan tinggi ataupun swasta. Berdirinya perguruan tinggi sebagai pusat pendidikan membuat daerah sekitar perguruan tinggi akan mengalami perkembangan yang tinggi. Bukan hanya kraton dan perguruan tinggi saja namun dengan dibangunnya jalan lintas kota yang banyak digunakan sebagai jalur transportasi perdaganan yang melewati daerah yogyakarta menimbulkan tumbuhnya atau berdirinya fasilitas-fasilitas umum guna menunjang perkembangan tersebut, fasilitas yang dibangun seperti terminal, bandara berdampak pada kehidupan masyarakat sekitar fasilitas tersebut dan juga daerah sepanjang jalur lintas kota tersebut.


TEORI KONSENTRIS
            Teori konsentris dan Sektoral yang menyatakan bahwa daerah pusat kota atau Central Bussiness District (CBD) adalah pusat kota yang letaknya tepat di tengah kota dan berbentuk bundar atau bulat yang merupakan pusat kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan politik serta merupakan zona dengan  derajat aksesibilitas tinggi dalam sebuah kota       
Jika kita lihat pengertian teori konsentris diatas maka perkembangan kota yogyakarta tidak bisa dilepaskan dari adanya kraton sebagai pusat semua pemerintahan. Kraton yang memiliki peran penting dalam perkembangan kota yogyakarta, ini dapat dilihat dari sultan yang dipilih untuk menjadi gubernur yogyakarta maka keputusan-keputusan yang keluar pasti akan mendapat dukungan dari masyarakat.
Disamping kraton sebagai pusat pemerintahan, kota yogyakarta yang sejak dulu memiliki citra sebagai kota pelajar banyak sekali membawa dampak atas perkembangan kota yogyakarta karena letak perguruan tinggi yang berada ditengah kota. Dengan adanya berbagai perguruan tinggi yang memilki letak tidak jauh dari kraton membuat kehidupan yang ada disekitar tempat atau wilayah didirikannya perguruan tinggi tersebut mengalami perkembangan yang sangat pesat karena banyak para pelajar yang tertarik untuk belajar atau bersekolah di kota yogyakarta. Dengan datangnya para pelajar yang bukan hanya berasal dari dalam kota yogyakarta namun juga datang dari seluruh indonesia membuat terbukanya banyak peluang untuk warga masyarakat di sekitar tempat perguruan tinggi itu berdiri membangun sebuah tempat tinggal untuk para mahasiswa yang berasal dari daerah yang jauh. Bukan hanya dari segi ekonomi dalam segi pendidikan masyarakat kota yogyakarta menjadi lebih dekat dengan pusat pendidikan memudahkan mereka untuk belajar agar menjadi kaum intelektual sehingga akan mempengaruhi kehidupan mendatang.

TEORI SEKTORAL
            Menurut teori ini struktur ruang kota cenderung berkembang berdasarkan sektor-sektor daripada berdasarkan lingkaran-lingkaran konsentrik.
            Jika dilihat dari pengertian diatas maksud dari teori sektoral adalah perkembangan kota yang berasal dari sektor-sektor yang ada karena potensi yang dimiliki oleh daerah tersebut atau karena ada sebuah jalur perdagangan yang melewati daerah tersebut. ini juga menjadi salah satu sumber perkembangan kota yogyakarta. Kota yogyakarta yang terletak persis ditengah-tengah pulau jawa membuat kota yogyakarta sebagai salah satu kota yang digunakan sebagai jaluh dalam perdagangan,  contoh jalan yang menjadi jaluh perdangangan tersebut adalah jalur antara jogja dan solo di jalur ini sekarang banyak berdiri tempat-tempat seperti rumah makan, tempat istirahat, tempat penjualan oleh-oleh. Hal yang menyebabkan banyak berdirinya tempat-tempat tersebut karena ramainya jalur tersebut digunakan sehingga membuka peluang bagi masyarakat sepanjang jalan jogja-solo untuk membangun tempat-tempat tersebut. bukan hanya ada jalan jogja-solo namun keberadaan bandara adisucipto juga menjadi sumber perkembangan karena semakin mudahnya transportasi antar daerah menggunakan pesawat terbang, dengan berdirinya bandara tersebut masayarakat sekitar mulai mengalami perkembangan dengan menyediakan jasa antar dari bandara ataupun jasa tempat tinggal sementara. Jalur yang tidak kalah memberikan pengaruh terhadap perkembangan kota yogyakarta adalah jalur jogja-magelang yang juga banyak digunakan  untuk jalur perdagangan dan transportasi umum. Di jalur ini juga didirikan sebuah terminal bus antar kota untuk menunjang perkembangan yang semakin pesat.

TEORI PUSAT BERGANDA
            Teori Pusat Berganda yang menyatakan bahwa daerah pusat kota adalah pusat kota yang letaknya relative di tengah-tengah sel-sel lainnya dan berfungsi sebagai salah satu growing points. Sehingga dalam teori ini menekankan bahwa prkembangan kota tidak hanya bersumber dari satu tempat saja atau konsentris.
            Di kota yogyakarta jika dilihat dari teori ini maka terjadi pembedaan antara kraton dan kampus sebagai sumber perkembangan yang artinya keduanya memilki peran tersendiri atau tidak digabungkan. Dalam hal ini kraton cenderung pada sistem pemerintahan sedangkan kampus sebagai pusat pendidikan. Dengan letak kampus yang berada di sebelah utara memberikan pengaruh dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat. Sebagai contoh dulu masyarakat yogyakarta cenderung bekerja pada bidang pertanian namun sekarang dengan adanya mahasiswa masyarakat cenderung berkerja pada bidang jasa seperti menyewakan tempat tinggal atau membangun toko atau warung untuk memenuhi kebutuhan para mahasiswa. Jika kita lihat kraton sekarang memiliki dua fungsi yaitu secara tradisional dan modern, kraton dari dulu sampai sekarang masih memegang teguh nilai-nilai yang ada namun juga tidak lantas mengesampingkan adanya perkembangan dari luar kraton. Sultan yang dari dulu telah turun-temurun menjadi gubernur juga menyesuaikan diri dengan menjadi kaum intektual, sehingga perkembangan yang berasal dari kraton dapat berdampak luas.

1 komentar:

  1. jadi intinya kota jogja termasuk dalam struktur ruang kota yang mana?apakah konsentris,sektoral atau pusat berganda?????

    BalasHapus